,

5 Kalimat Menyebalkan Paling Dibenci Jomblo

5 Kalimat Menyebalkan Paling Dibenci Jomblo | Ada banyak alasan kenapa seseorang memilih untuk sendiri tanpa pacar alias jomblo. Ada yang memilih yang terbaik, ada yang masih belum mampu move on dari mantan, ada pula yang sibuk bekerja hingga lupa mengenai pasangan hidup. Intinya.. menjadi jomblo itu pilihan (dan belum ada yang nembak).

Namun pilihan jadi jomblo ini seolah menjadi bahan bagi orang lain untuk mengusik ketenangan hidup Anda. Yang merasa jomblo, terlebih dalam waktu yang cukup lama, pasti pernah ditanya seperti di bawah ini. Ada yang kesal, ada yang telah kebal. Yang pasti, pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang paling dibenci para jomblowati. Berikut ini dikutip dari vemale.com (Baca juga: 5 alasan kenapa anda merasa di PHP in)

1# “Kenapa sih kamu jomblo terus?”

Kalau dijabarkan, ada banyak alasannya, seperti yang telah kami ketik di atas. Bisa saja memang masih ingin sendiri, karena masih trauma dengan ikatan sebelumnya, masih belum bisa move on, belum ada pria yang sesuai, ingin fokus kerja atau lulus kuliah dulu dan sebagainya.

Kalau ditanya sekali mungkin masih oke, namun jika ditanya berkali-kali.. duh, seandainya ucapan mampu di-copy paste, pasti tak akan capek menjawab pertanyaan klise namun menyebalkan ini.

2# “Cepet pacaran trus nikah, jika jomblo terus siapa yang ngurus kamu jika sakit/sudah tua?”

Walau sekarang belum mempunyai pasangan, bukan berarti ingin hidup sendirian selamanya. Tak ada orang yang ingin sendirian di masa tuanya. Pertanyaan ini sepertinya sangat pedulu, tetapi juga sangat menusuk hati. Entah harus menjawabnya bagaimana. Biasanya wanita yang hatinya sensitif akan memikirkan pertanyaan ini sambil menangis.

3# “Kamu… suka sama cowok kan?

Lama tak pacaran bukan berarti membenci pria atau memiliki orientasi cinta dengan sesama wanita. Pertanyaan ini memang sangat menyebalkan. Biasanya dijawab dengan ketus. Ya pantas sih..

4# “Mungkin kamu terlalu memilih..”

Boleh dong memilih yang terbaik. Beli sepatu saja memilihnya ribet hingga berhari-hari, terlebih memilih pacar yang berpotensi menjadi pasangan hidup. Tapi sepertinya pertanyaan ini mampu menjadi pertimbangan, karena semakin panjang daftar atau catatan “Pacar saya harus begini begitu” semakin kecil pula kesempatan bisa Anda punya pacar ‘sempurna’ seperti itu.

5# “Kamu kapan pacaran? Teman-teman kamu sudah banyak yang nikah..”

Pertanyaan seperti ini lebih menusuk, “Kapan kamu nikah?”. Kami paham bila wanita masa kini tak menganggap menikah atau punya pasangan sebagai prioritas hidup. Namun, sebagian besar wanita juga menganggap bahwa pernikahan merupakan salah satu pencapaian dalam hidupnya.

Walau begitu, pernikahan bukanlah lomba maraton yang harus ada urutannya. Bila sahabat atau saudara ada yang telah menikah, berarti memang telah waktunya mereka menikah dan mengambil keputusan itu. Bukan berarti juga Anda harus stres memikirkan pacar hanya karena ‘kebelet’ menikah atau takut dibilang perawan tua. Tua itu pasti, kapan Anda menikah, itu merupakan pilihan.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pentingnya Membangun Relasi Sejak Jadi Mahasiswa, Kelak Cari Kerja Nggak akan Seberat Kelihatannya

6 Sikap yang Jadi Tanda Cowok Masih Sayang Sama Mantannya. Sabar Ya