,

Bumi Itu Datar dan Bukan Bulat Menurut 6 Tokoh Terkenal Ini

Jika dijaman dahulu orang-orang masih meyakini bahwa bumi datar dan bukan bulat, wajar saja karena masih belum banyak penemuan-penemuan yang mengungkap bentuk bumi sebenarnya. Dimulai dari penjelajahan Christopher Colombus sampai Neil Armstrong yang pernah pergi ke Bulan.

Meskipun kita tidak pernah merasakan sendiri pergi ke luar angkasa, tapi setidaknya kita bisa meyakini bahwa bumi itu benar-benar bulat, dari melihat perbedaan waktu di setiap wilayah negara sampai tidak pernah ditemukannya letak ujung dunia.

Sahabat kejadiananeh.com, Apakah kamu juga salah satu pengagum teori “Flat Earth” seperti 6 tokoh terkenal dibawah ini yang percaya bahwa bentuk bumi itu datar dan bukan bulat, mudah-mudahan saja tidak yah hehehe.

1. Buktikan Bahwa bumi itu bulat, Pendeta ini akan berikan uang 5000 dollar

Di awal tahun 1900, Wilbur Glenn Volila seorang pendeta gereja Kristen Katolik di Sion Illinois mengatakan kepada 6 ribu jemaatnya bahwa bumi itu datar, dan bukan bulat seperti yang diyakini banyak orang.

Atas klaim nya tersebut ia bahkan berani membayar uang sebesar 5 ribu dollar, bagi siapa saja yang bisa mematahkan argumennya. Nama pendeta ini seketika mendadak terkenal ditambah lagi ia sampai meramal bahwa bumi ini akan mengalami kiamat.

Ramalan pertamanya meleset di tahun 1923, kemudian berganti di tahun 1927,1930,1934 dan terakhir 1935. Semua ramalannya salah, terbukti kita masih baik-baik saja hidup di bumi sampai kini hehehe.

Akhir riwayat hidup Wilbul Glen meninggal karena penyakit kanker yang sudah dideritanya sejak tahun 1942. Jauh sebelum itu ia sempat terkena kasus penyalahgunaan dana gereja untuk kepentingan pribadi. Kabarnya setelah pendeta wilbun Glen meninggal, gereja yang dipimpinnya tersebut akhirnya dibubarkan.

2. Sosialita cantik terkenal yang percaya Bumi Ini Datar

bumi itu datar dan bukan bulat

Percaya gak percaya, bukan hanya dijaman dulu saja di tahun 2016 ini, seorang sosialita terkenal bernama Tilla Tequila pun masih meyakini hal yang sama. Lewat beberapa status twitter dengan tagar #FlatEarth, wanita cantik ini memberikan pernyataan yang menghebohkan dunia bahwa ia sangat yakin bumi ini datar dan bukan bulat. Berikut beberapa cuitannya;

# Sudah sampai tahun 2016 tapi tidak ada satupun orang yang bisa membuktikan kepadaku bahwa bumi itu bulat. Dapatkah seorang diantara mereka memberitahuku dimanakah letak kelengkungannya di cakrawala?

# Kenapa semua gedung di NYC berdiri tegak? Kalau bumi memang bulat, beberapa gedung pasti akan berdiri agak miring

#Jika bumi memang merupakan bola berputar lalu mengapa pesawat terbang bisa melakukan pendaratan sempurna tanpa mengalami kecelakaan. Ini semua membuktikan bahwa permukaan bumi memang rata dan bukan bulat.

Ya udah kita iyain saja deh daripada ikutan begok hehehe 😀

3. Ulama Arab Saudi, Sheikh Bandar al-Khabiri

Sedikit lebih ekstrim dari pandangan bumi datar, seorang ulama arab saudi bernama Sheikh Bandar al Khabiri justru menolak teori rotasi bumi yang menjelaskan tentang peredaran bumi yang selalu berputar pada porosnya untuk mengelilingi Matahari.

Ia mengklaim bahwa bumi itu diam tidak pernah bergerak sama sekali. Untuk menguatkan argumentnya saat memberikan penjelasan kepada para mahasiswanya, ia memberikan contoh sebagai berikut ;

Dalam gambaran visual, ia memperlihatkan titik awal dimana ia berada. Kemudian ia pergi ke bandara Sharjah dan naik pesawat terbang untuk melakukan perjalanan ke negeri China. Menurut dia jika teori bumi berputar pada porosnya, dan pesawat terbang yang sedang berada di atas udara seandainya berhenti tiba-tiba.

Harusnya negara China akan bergerak menghampiri ke arah pesawat tersebut, karena katanya bumi itu berputar satu arah. Hal ini kemudian ditambahkan olehnya, jika bumi berotasi ke arah sebaliknya, maka pesawat itu tidak akan pernah sampai ke China, karena negara China juga ikut berputar.

Mantab penjelasannya bukan! Lalu bagaimana dengan pergantian waktu siang dan malam, hari dan tahun. Dan tentang pesawat terbang, ini sama saja seperti kita menaiki kereta api yang bergerak dengan kecepatan tinggi 330 km/jam.

Cobalah naik ke atas gerbongnya, dan melompatlah apakah tubuh kita masih jatuh ditempat yang sama atau sudah terhempas ke arah berbeda. Ini semua kan gara-gara gaya gravitasi hehehe.

4. The Flat Earth Society, Pembantah Teori Konspirasi Galileo Galilei

Jika kamu adalah pengagum kepercayaan bumi itu datar, bisa bergabung di organisasi The Flat Earth Society,. Di sini kamu tidak akan merasa sendirian, karena banyak orang dari berbagai dunia yang sama-sama yakin bahwa bumi itu benar-benar datar.

Didirikan pertama kali oleh Samuel Shenton, pria berkebangsaan Inggris pada tahun 1956. Setelah Samuel meninggal pada tahun 1971, pemimpin organisasi ini dilanjutkan oleh Charles K. Johnson yang saat itu sampai memiliki member lebih dari 4 ribu orang.

bumi datar

Kerjaan mereka setiap hari mencari pembuktian bumi itu datar berdasarkan teori skeptis tanpa pernah melakukan riset ilmiah misalkan pergi ke luar angkasa, seperti yang dilakukan oleh para ilmuwan modern.

Dan anehnya sampai Charles K. Johnson meninggal dunia pun, mereka masih tetap meyakini prinsip mereka, dan masih banyak generasi penerusnya di tahun 2016 ini. Dan tujuan ‘mulia’ mereka sampai kini adalah mencegah anak-anak kecil dan remaja diracuni otak mereka melalui ilmu pengetahuan di sekolah yang mengatakan bahwa bumi itu bulat.

5. Teroris Boko Haram

Jika organisasi The Flat Earth Society, hanya sekedar mendoktrin saja, lain halnya dengan kelompok ekstrimis Boko Haram yang ada di Nigeria. Mereka tak segan untuk membunuh para guru-guru disekolah jika mereka mendapatkan laporan bahwa telah mengajari murid-muridnya ilmu pengetahuan tentang bumi itu bulat.

Karena menurut mereka, ilmu pengetahuan yang diadopsi dari barat itu sesat dan menyimpang dari ajaran Tuhan. Hal ini berdasarkan keyakinan mereka bahwa bumi itu sebenarnya datar dan bisa dibuktikan melalui curah hujan yang diturunkan langsung dari ‘Tangan’ Tuhan, melalui kehendak – Nya dan bukan karena proses penguapan.

Mirisnya sejak tahun 2009, lebih dari 600 guru sekolah dibunuh kejam oleh mereka hanya karena pengajarannya tak sependapat dengan mereka. Dan bukan hanya guru saja, para pejabat pemerintahan, masyarakat sipil sampai aparat Negara yang tak sepaham dengan mereka juga ikut dibantai dengan keji.

6. Debat kusir penyanyi rap dengan Ahli Astrofisika

Pemberitaan tentang bentuk bumi juga mengundang seorang penyanyi rap B.o.B untuk ikut mengkritisinya. Awalnya hanya sebuah debat kusir antara penyanyi rap tersebut dengan Neil deGrasse Tyson, seorang ahli astrofisika ternama. Penyanyi itu membuat beberapa status kontroversi melalui twitter pribadinya dengan berkomentar,

# Kota-kota yang ada di latar belakang gambar berjarak sekitar 26 km jauhnya…Coba lihat di manakah lengkungannya? Tolong jelaskan gambar ini
Tak sampai disitu, Neil bahkan membuat status yang lebih berani, seakan-akan menantang para ilmuwan.

# Saya akan melawan sekelompok pembual besar dalam sejarah. Mereka sudah keterlaluan membohongi banyak orang di seluruh dunia ini.
Neil deGrasse Tyson, sebagai ahku astrofisika tentu tak bisa berdiam diri melihat status dari penyanyi rap tersebut.

Ia pun lalu membalas cuitannya, #Lengkungan bumi hanya menghalangi pandangan jarak sampai 45 m dan bukan 52 m di Manhattan, karena faktanya gedung-gedung di kota jauh lebih tinggi dari jarak tersebut.

#Sebagai contoh, polaris pindah 1,5 derajat ke arah selatan. Dan agak sulit membuktikan jika kamu tidak pernah sama sekali pergi ke khatulistiwa bagian selatan. Disana kamu bisa melihat lengkungan bumi dengan jelas, itupun harus mendongakkan kepala ke atas langit.

Tapi emang dasar kepala batu, meski sudah dijelaskan oleh Neil. Penyanyi ini justru menciptakan sebuah lagu berjudul Flatline yang terinspirasi dari prinsipnya yakni bumi itu datar. Dalam lirik lagu tersebut, berisi kalimat sindiran untuk Tyson dan para pakar sejarah lainnya.

Tak mau mengalah, Tyson juga membuat lirik lagu rap berjudul Flat to Fact yang dinyanyikan oleh ponakannya sebagai teguran untuk kebodohan penyanyi rap tersebut.

Flat Earth

Sahabat kejadiananeh.com, selain 6 tokoh terkenal diatas, mungkin sampai saat ini masih banyak orang-orang yang tetap meyakini bahwa bentuk bumi itu datar dan bukannya bulat, apakah kamu juga termasuk salah satu orang tersebut?

Saya sendiri benar-benar percaya 100 persen bahwa bumi itu bulat dan berterima kasih kepada jasa-jasa penemu kita Galileo Galilei. Tapi sangat menyedihkan, di akhir hidupnya, ia dihukum mati karena membuat dua pernyataan yang mengguncang masyarakat dunia di jaman itu.

Bahwa Matahari adalah pusat galaksi dan bumi bukanlah pusat tata surya, sedangkan klaim bentuk bumi itu bulat sebenarnya sudah dijelaskan para pendahulunya yakni Pythagoras, Aristoteles dan sang penjelajah dunia Christopher Colombus.

Ingatlah! kemajuan Sains dan teknologi yang ditemukan suatu bangsa bukanlah keberhasilan bangsa itu sendiri, melainkan keberhasilan bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini.

Seperti pepatah bijak Albert Einstein yang berkata, ‘Science without religion is lame, religion without science is blind dan perkataan Neil Amstrong, That’s one small step for a man, one giant leap for mankind.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki yang Penuh Gebrakan Tapi Benci Social Media

Deretan Siswa Indonesia yang Sukses di Olimpiade Biologi Internasional 2016